Kalimat Yang Sering Di gunakan

Menyebutkan Identitas Diri

1. Watashi wa ____ desu. (Saya ____)
2. ___ kara kimashita. (Berasal dari ____)
3. ___ ni sunde imasu. (tinggal di ___)

Kosakata:
Watashi: saya
Wa: partikel
Kara: dari
Kimashita: datang
Sunde imasu: Tinggal
Ni: di

Contoh:
Hajimemashite, Watashi wa Arif desu. Indonesia kara kimashita. Ima, jakaruta ni sunde imasu. Doozo yoroshiku.

# ima : sekarang

DOUZO YOROSHIKU & HAJIMEMASHITE
       Setelah saya perhatikan, ternyata dalam buku teks/pelajaran bahasa Jepang yang dijual di toko-toko buku di Indonesia, kata-kata tersebut di atas sering diterjemahkan menjadi:
(Saya)senang bisa berkenalan/bertemu/berjumpa dengan anda.
=OAI DEKITE URESHII DESU.

DOUZO YOROSHIKU atau YOROSHIKU ONEGAI SHIMASU sendiri
memiliki arti yang berbeda-beda menurut situasi dan
kondisi.
Artinya macam-macam:
1. Salam kenal
2. Tolong ya
3. Saya minta bimbingan/dorongan
4. Tolong bantu saya
5. Minta kerja samanya
6. Tolong ajari/bimbing saya
7. Jaga rumah baik-baik
8. Jaga baik-baik
9. Jalin persahabatan kita
10. Saya mohon untuk berteman

Memang kata ini praktis bagi orang Jepang, tapi tak praktis bagi kita yang bingung kapan dan situasi bagaimana kata tersebut harus digunakan.

Sebagai contoh lain (di samping perkenalan) dalampenggunaan sehari-hari:
1. Seseorang (biasanya orang tua) yang akan pergi keluar rumah, berbicara kepada orang/saudara yang ditinggalkan (jaga rumah): soro-soro dekakeru kara,,ato yoroshiku ne! (sebentar lagi saya pergi,,jaga rumah (baik-baik) ya! (beliau minta tolong (tanomu) agar menjaga/urus rumah baik-baik).

2. Seorang supir taksi biasanya mendengar suara dari telepon radio walkie talkie: ,,,,yoroshiku douzo(artinya agak lain dari douzo yoroshiku)..dst.

Jika diartikan satu persatu:
DOUZO=silakan (please)
YOROSHIKU (dengan baik)=asalnya yoroshii bentuk sopan
dari yoi..
DOUZO YOROSHIKU sebenarnya bisa diartikan yoku shite kudasai (minta dengan baik). Di samping itu, YOROSHIKU bisa juga berarti “SALAM (SAY HELLO)”. Ouchi no minasan ni yoroshiku o tsutae kudasai! (Sampaikan salam buat seluruh isi rumah/semua yang ada di rumah!)
ONEGAI SHIMASU=minta tolong/bantuan.

Di samping itu, DOUZO YOROSHIKU ONEGAI SHIMASU (ungkapan di akhir salam) sendiri kadang diartikan sama dengan HAJIMEMASHITE. Padahal, HAJIMEMASHITE itu adalah sebuah ungkapan awal dalam perkenalan (hajimeru=memulai). Jika diterjemahkan mungkin tepatnya: PERKENALKAN SAYA…

The use of yoroshiku
Ungkapan yoroshiku onegai shimasu biasanya diucapkan dengan yoroshiku saja, sering digunakan dalam percakapan sehari-hari. Yoroshiku onegai shimasu  adalah ungkapan yang digunakan untuk menutup percakapan. Dalam situasi apa yoroshiku onegai shimasu  digunakan? Lihat contoh percakapan berkut ini.
  1. Situasi salam
1.1 Situasi memperkenalkan diri
Nisya : hajimemashite, watashi ha nisya desu. Douzo yoroshiku onegai shimasu.
Ayako : Douzo yoroshiku onegai shimasu.
Terjemahan
Nisya : perkenalkan, nama saya nisya, senang berkenalan dengan anda/kamu.
Ayako : senang juga berkenalan dengan anda/kamu.
Keterangan
Konteks percakapan di atas adalah suatau percakapan antara 2 orang yang saling belum kenal dalam situasi formal. Penggunaan douzo yoroshiku onegaishimasu bisa diartikan sebagai ungkapan perasaan senang berkenalan dengan lawan bicara tersebut.
1.2 Situasi menutup rapat kerja
Matsumoto (Kachou): konkai, kono purojeku desu. Kongo mo yoroshiku onegai shimasu.
Terjemahan
Matsumoto (seorang manager) : terima kasih atas (adanya) proyek kali ini, saya senantiasa berharap atas kerjasama yang baik di masa yang akan datang.
Keterangan
Matsumoto, seorang manajer perusahaan sedang menutup rapat yang dipimpinnya. Dia mengucapkan salam penutup dari ungkapan terima kasih sekaligus harapan untuk adanya kerjasama yang baik di masa mendatang.
1.3 Situasi memulai rapat kerja
Yamada (buchou): sasoku, kono miitinggu o hajimete iru to omoimasu. Yoroshiku onegaishimasu.
Terjemahan
Yamada (seorang general umum): baiklah kalau begitu, kita mulai rapat kali ini. (berharap akan adanya kerjasama yang baik dalam rapat ini)
Keterangan
Yamada (seorang general manajer) sedang memulai suatu rapat kerja dan berharap rapat tersebut berjalan dengan baik atas kerjasama semua fihak (anggota rapat). Konteks percakapan secara formal.
1.4 Situasi saat tahun baru
Yuri : kotoshi mo yoroshiku onegai shimasu.
Makiko : kotoshi mo yoroshiku onegai shimasu.
Terjemahan
Yuri : selamat tahun baru (semoga ada hubungan yang baik di tahun baru ini)
Makiko : selamat tahun baru (semoga ada hubungan yang baik di tahun baru ini)
keterangan
Yuri dan Makiko saling mengucapkan tahun baru dan berharap akan ada hubungan yang baik di tahun yang baru ini.
  1. Memohon bantuan, kerjasama dan dukungan
2.1 meminta bantuan kepada bawahan
Watanabe : yamadasan, yoroshiku ne.
Yamada : hai.
Terjemahan
Watanabe (atasan) : yamada, tolong ya (sambil menyerahkan berkas-berkas untuk diperbaiki).
Yamada (bawahan) : baiklah
keterangan
Watanabe, seorang atasan meminta bantuan kepada bawahannya untuk memperbaiki berkas-berkas. Watanabe hanya menggunakan yoroshiku saja, tidak secara lengkap (yoroshiku onegai shimasu) karena dia sedang berbicara dengan bawahannya. yoroshiku adalah bentuk tidak formal dari yoroshiku onegai shimasu
2.2 meminta dukungan dan kerjasama
C : sou iu puroposaru desu, yoroshiku onegaishimasu.
D : ……
Terjemahan
C : ya, seperti itulah yang ada dalam proposal kami, mohon dukungan da kerjasamanya.
Keterangan
Seorang C dari perusahaan lain sedang menawarkan proyek kepada perusahaan lain. C berkata mohon dukungan dan kerjasamanya setelah selesai menjelaskan kepada D tentang proposal proyek tersebut.
E : douzo yoroshiku onegai shimasu.
F : kochirakoso yoroshiku onegai shimasu.
Terjemahan
E : mohon kerjasama yang baik (dalam hal ini)
F : sama sama, kami juga kerjasama yang baik
Keterangan

E dan F adalah wakil dari perusahaan masing-masing untuk menandatangani kontrak kerja dalam suatu proyek kerjasama. Setelah menandatanganinya E berkata yoroshiku onegaishimasu、dan F menjawab kochirakoso yoroshiku onegaishimasu. kochirakoso yoroshiku onegaishimasu adalah jawaban dari yoroshiku onegaishimasu.